PELAJAR FISIKA VS POLISI

Suatu hari seorang siswa Klas XII IPA yang baru saja belajar efek Doppler dari gurunya , pulang ke rumah naik motor dengan kecepatan tinggi. Sampai di simpang perempatan dilihatnya lampu merah sedang menyala. Tetapi pelajar ini terus melaju menyeberang dengan kecepatan tetap tinggi. Tak lama kemudian seorang Polisi menyalipnya dan menggiringnya hingga dia terpaksa berhenti .

” Selamat siang ! Bisa lihat STNK dan SIM ?” kata pak polisi.
” lho memang saya salah apa pak” jawab pelajar tadi.
” Kmu telah melanggar lampu merah di perempatan tadi”
” Lho waktu saya lewat tadi, saya tidak melihat lampu berwarna merah pak!, tapi hijau.
Dalan ilmu fisika itu bisa terjadi. Menurut Efek Doppler apabila seseorang mengamati suatu obyek sambil bergerak mendekatinya, maka dapat menyebabkan frekuensi obyek yang didekatinya menjadi semakin besar. Cahaya hijau itu frekuensinya lebih besar dari cahaya merah. Jadi menurut Doppler ketika saya melihat lampu merah tadi saya sedang bergerak mendekatinya memang bisa menjadi hijau pak polisi. Itu namanya Efek Doppler, barusan tadi saya belajar sama guru fisika saya”

Ternyata pak polisi pun juga orang yang jago fisika, maka kemudian dia menjawab :
” Oke kalau begitu, marilah kita hitung berapa kecepatanmu supaya lampu merah menjadi terlihat hijau menurut pengamat yang mendekatinya” Kemudian mereka berdua berdiskusi tentang Efek Doppler, mereka pun sudah menemukan berapa kecepatan pengamat agar frekuensi cahaya merah membesar menjadi terlihat hijau. Kata pak polisi selanjutnya :

”Sudah kita temukan, ternyata agar cahaya merah berubah menjadi cahaya hijau , kecepatanmu harus dalam orde 10⁴ Km/jam. Kmu melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi. Kmu tetap saya tilang, bukan karena melanggar lampu merah, tetapi karena melanggar batas kecepatan maksimum”

”sebentar pak polisi. masih menurut Hukum Fisika yang lain yaitu hukum Newton I atau Hukum kelembaman, memang sebaiknya saya harus terus menyeberang jalan. Kalau saya rem , maka akan sangat membahayakan diri saya. Saya akan jatuh terlempar. Karena semua benda akan bersifat lembam, yaitu kecenderungan untuk mempertahankan keadaan awalnya. Itu sesuai dengan pendapat Sir Issac Newton.“
“Okelah , kamu tidak jadi saya tilang , karena kamu rupanya pelajar yang suka fisika” Wkwkwkwkwkwk..............
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.